“Mending sakit gigi daripada sakit hati”. Kata yang sudah tak asing lagi di telinga kita, bener ga?
Kata itu pernah nerap pada diri saya. Awalnya sering ada temen yang sakit gigi dan cerita pengalamannya dan aku selalu bilang aku belum pernah sakit gigi. Lah?? Ko belum? Sama dengan do’a kalau bilang belum berarti bakal ngerasa sakit gigi dong? Itu tanggapan teman-temanku. Ketika usiaku menginjak 18 tahun, gigi ku mulai berlubang tapi masih sebesar tusuk jarum dan dibiarkan. Lama-kelaman lubang itu membesar dan membesar sampai nasi bisa masuk ke lubang gigi. Dan itu masih belum kerasa sakit, selang beberapa hari aduh sakit pada gigi mulai meradang. Malam pertama sakit gigi itu ga bisa tidur terus nangis yang ga karuan gitu.
Udah jadi kepanjangan ceritanya, hehe
Ini beberapa cara buat menghilangkan rasa sakit pada gigi :
Kumur – kumur pakai air garam. Masukkan sedikit garam pada segelas air hangat di kocek dan kumurkan. Jangan terlalu banyak garam karena bisa mengikis gigi.
Bawang putih. Ambil satu siung bawang putih, potong sebesar lubang pada gigi yang sakit, masukan dan tunggu sampai beberapa menit. Lalu keluarkan dan berkumur. Obat. Kalo pake cara diatas masih sakit coba pake minum obat Fenamin (biasanya ada di Apotek).
Apu (dalam bahasa sunda). Apu di campur air sampai menyatu keduanya. Kemudian di balurkan ke daerah pipi yang terasa sakit gigi sambil dipijat sesekali.
Itu sih beberapa cara yang pernah saya aplikasikan sendiri.
Dan Alhamdulillah setelah beberapa hari ga terasa sakit lagi. Namun jika sakit terus-menerus lebih baik pergi ke dokter gigi, soalnya jika sering minum obat ga bagus juga buat gigi nantinya. Jaga kebersihan gigi itu harus dan jangan lupa menggosok gigi dua kali sehari, di pagi hari dan malam sebelum tidur. Yang ngerasa sakit bukan orang lain tapi kita. Semuanya menurut pengalaman saya sendiri..
Sekian, mudah-mudahan bermanfaat..

Tidak ada komentar:
Posting Komentar